firaldiakbarzulkarnain

Just another WordPress.com site

Archive for May 2011

Nulis di BLOG

leave a comment »

Sulittt…iya.. ga mudah untuk bisa nulis itu. Apalagi di blog kita mencoba untuk bicara dari dua arah tetapi sebenarnya kita menulis hanya satu arah.. tugas tugas di blog itu memang tugas yang mudah hanya saja sering kali kita tidak confident untuk memberikan dan memperlihatkan gaya tulisan kita yang akan dibaca oleh banyak orang.
Tapi sejak saya ditugaskan untuk menulis blog saya jadi semakin menyenangi karya tulis karena dalam tulisan kita bisa mencurahkan isi hati yang terdalam yang mungkin sulit untuk kita sampaikan ketika kita bicara pada seseorang atau banyak orang. Dan inilah pentingnya blog. Arah tulisan kita pun semakin sistematis dan setiap yang kita tuliskan dapat mencirikan dan menggambarkan kharakter kitayang sebenarnya kepada para pembaca.. menulis bukan pekerjaan mudah YA.. tetapi menulis itu menyenangkan …

Written by firaldiakbarzulkarnain

May 16, 2011 at 3:37 pm

Posted in Uncategorized

MIMPI dan KHAYALAN

leave a comment »

2. Hal yang difokuskan dalam artikel yang ke7 saya adalah mengenai mimpi. Mimpi memberikan kekuatan dalam diri setiap orang yang ingin berkembang karena mimpi membawa aura-aura positif dan memotivasinya. Salah satu contoh dari hukum alam adalah hukum ketertarikan, dimana apabila kita mempunya suatu pikiran maka pikiran itu akan menjadi kenyataan.
Mimpi dan khayalan dua hal yang mirip karena melakukan apa yang disebut sebagai imagenasi tapi jelas berbeda dalam kenyataannya. Khayalan benar benar tidak memiliki batasan. Ia benar benar tidak melewati filterisasi mengenai cakupan yang realistis. Sementara Mimpi benar benar memiliki tujuan dan melewati tahapan tahapan.
Suatu saat saya pernah memiliki sebuah kalimat kesukaan “Kesuksesan yang paling indah adalah DAPAT MELAKUKAN apa yang dikatakan orang lain TIDAK DAPAT kita lakukan” dari kalimat inilah akhirnya saya percaya bahwa mimpi sebesar apapun dapat kita peroleh selama kita konsisten dan terus berikhtiar untuk mendapatkannya.
Sejak umru 16 tahun sapai 23 tahun itulah segala keajaiban tentang mimpi yang menjadi kenyataan akhirnya saya peroleh. Banyak sekali kemenangan kemenangan yang sebetulnya belum pas untuk saya dapatkan dapat terjadi pada diri saya. Kehidupan memiliki sebuah ketertarikan dan hokum ketertarikan itu sangat kuat dan benar adanya. Dahulu Wright bersaudara hanya menghayalkan bahwa manusia dapat terbang layaknya seekor burung. Dan sekarang orang orang dapat terbang dengan pesawat yang tebentuk dari besi besi baja yang berat dan bisa berpindah pindah dari satu tempat ke tempat lain… waaaw

Written by firaldiakbarzulkarnain

May 16, 2011 at 3:30 pm

Posted in Uncategorized

Cara Berfikir Sukses

leave a comment »

Ketika saya berumur 16 tahun yang bertepatan saat itu kelas 2 SMA. Masa transisi yang teramat sulit. Karena masa itu adalah masa dimana saya merasa dalam persimpangan jalan, kebingungan . Mau kemana tujuan yang akan diperjuangkan dalam kehidupan ini. Kemanakah arah masa depan yang ingin diraih. Apa saja bekal yang harus dilengkapi. Bagaimana cara bertahan dalam setiap ujian yang mengusik saat itu. Semua pertanyaan membaur dan menjadikan saya sebagai seorang yang akhirnya selalu berfikir serius.
Saat itu juga kebetulan saya mengalami suatu masa puncak dalam organisasi level SMA.Dimana saya mencalonkan diri sebagai Ketua OSIS. Saya bukanlah orang yang cukup cerdas dalam pelajaran tapi saya coba salami kemampuan lain yang dimiliki oleh diri saya. Saya mulai membaca aa kira kira ha yang dapat membuat saya memiliki makna dalam kehidupan. Disitulah saya tahu mengenai cerita Rasulullah yang ketika beliau diangkat sebagai seorang nabi beliau bahkan tidak bisa membaca dan menulis. Albert Enistein manusia yang diakui kejeniusannya pun bahkan dicap sebagai orang yang bodoh dan tidak bias diharapkan sehingga ia dikeluarkan dari sekolahnya. Leonardo de Vinci orang yang diakui sebagai orang tergenius diantara orang orang genius bahkan tidak pernah menginjakan kakinya disekolah. Begitupun Thomas Alfa Edison dan orang orang hebat lainnya. Mereka adalah orang orang yang tidak suka dikungkung dan terkurung dengan aturan dan nilai nilai yang diciptakan manusia. Mereka adalah para innovator yang mengethaui secara baik kemampuan yang dimiliki oleh mereka. Mereka ini orang yang tidak malu untuk memperlihatkan diri mereka yang sebenarnya.
Dari sanalah saya menarik kesimpulan bahwa untuk menjadi sukses diperlukan sebuah terobosan pemikiran. Perubahan cara berfikir dan perekayasaan hati dan pikiran. Kita sering kali melihat dan berfikir dengan dasar cara berfikir masa. Sehingga terkadang kebenaran yang hakiki dan sesuai hati nurani sering kali kita lewatkan. Inilah hal yang sangat berbahaya dalam cara berfikir.
Akhirnya saya menemukan tiga point yang sangat penting dalam dasar pemikiran kita
1. Memahami, menerima dan menghargai setiap kelebihan dan kekurangan yang terdapat dalam diri kita. Kita harus mau untuk menerima dan bersyukur serta memperkuat potensi potensi yang dimiliki oleh diri kita. Kita telah diciptakan oleh Allah SWT secara sempurna. Sempurna bukanlah ideal. Sempurna adalah lengkap dengan kelebihan dan kekurangannya. Sehingga kita bisa terus memiliki rasa syukur yang akhirnya tidak akan pernah membatasi pemikiran pemikiran kita. Karna kita tahu “Tuhan tidak pernah berjudi seperti melemparkan dadu dalam menciptakan seluruh ciptaannya”(Albert Einstein)
2. Memahami, menerima dan menghargai setiap kelebihan dan kekurang yang terdapat dalam kelurga kita. Kita lahir kedunia ini bukan dengan sendirinya. Ada proses proses yang harus kita lewati baik berasal dari internal maupun eksternal. Dan kita tidak pernah bisa memilih untuk dilahirkan dalam keluraga yang seperti apa. Tuhan tidak pernah salah tempat dalam menitipkan kita pada sebuah keluarga. Bahkan Tuhan sudah merencanakan setiiap tindakan dan kejadian mulai dari yang besar samai dalam hal hal yang paling detail sekalipun. Sehingga tugas kita adalah menjalankan kehidupan dengan penuh hikmat dan rasa syukur dengan berpegangan teguh pada dua hal tadi kita akan menjadi manusia yang kuat yang siap dengan semua tantangan dan ujian dalam kehidupan..
3. Memahami, menerima dan menghargai setiap kelebihan dan kekurang yang terdapat dalam lingkungan pergaulan sekitar kita. Ada faktor faktor eksternal yang akan mempengaruhi kita baik cara kita berfikir dan etika kita dalam pergaulan. Itu adalah lingkungan pertemanan dan pergaulan kita. Dan setiap tantangan serta ujian yang ada dalam lingkungan yang membentuk kita itulah yang akan mempengaruhi kebesaran dan kesuksesan kita.
Jadi berfikir positif, bersyukur dan ikhlas serta jujur pada diri sendiri adalah kunci dalam setiap kesuksesan yang ingin diciptakan oleh semua orang. Dan iniliah cara berfikir besar yang sangat luar biasa yang dimiliki oleh seorang pejuang agent of change dan tidak akan dimiliki oleh pecundang ataupun looser

Written by firaldiakbarzulkarnain

May 16, 2011 at 2:49 pm

Posted in Uncategorized

Distro BloopEndorse goes International

leave a comment »

Disini saya akan menjelaskan bahwa ternyata produk di indonesia itu bisa untuk goes International. Produk yang saya pilih adalah Distro, karena saya saya sangat tertarik dalam bidang fasion. .

Pertama-tama saya akan jelaskan tentang bloopendorse


Bloop, Endorse, Urbie adalah perusahaan yang bergerak di bidang retail pakaian. Yang bernaung di bawah PT Endorsindo Makmur Selaras. Selain Retail Pakaian, PT Endorsindo Makmur Selaras ini juga membawahi restoran Bebek Ginyo dan De Jons Burger

Strategi promosi Bloop Endorse menggunakan blog dan social network. Bloop Endorse menggunakan blog dan social network dalam berpromosi karena lebih responsive ke customer, murah (lebih terjangkau), dan pembeli juga bisa dengan mudah melihat bentuk asli dari produk yang mereka tawarkan. Nah untuk goes international, maka kita akan menyiapkan website yang lebih professional dan bonafit

Relationship Marketing Bloop Endorse menggunakan Market Segmentation. Hal ini karena Bloop Endorse pasar utama dari bisnis distronya adalah youth dan netizen. Jadi Bloop Endorse ini lebih ditekankan pada sekelompok anak muda yang suka dengan dunia fashion. Selain itu, Bloop Endorse ini juga berinteraksi dengan konsumen dengan menggunakan sample (foto produkdi jejaring sosial) yang memudahkan calon konsumen untuk mengetahui perkiraan produk yang akan mereka beli dan juga menggunakan social networkyang mempermudah dalam memasarkan produk.

Pada Bloop Endorse tidak ada personalization karena retail pakaian ini menjual produk sesuai dengan produk yang mereka jual, sehingga produknya belum tentu sesuai dengan keinginan konsumen.

Business model Bloop untuk Goes International

Infrastruktur

  1. Kemampuan dasar  : Industri kreatif di bidang fasion semua jenis pakaian beserta asesoris
  2. Mitra : distribution channel di negara2 tujuan, MAL, event  organizer yang kerap kali membuat event-event besar, event2 anak muda di berbagai negara.
  3. Proses kunci : Konser, fashion show, Film, iklan

Menawarkan

  1. Proposisi Nilai : memberikan experience dalam berbagai event, baju yang di pakai oleh artis2 negaranya, sehingga berkesan ia juga artis. Baju yang unik dan sangat inovatif dimna designnya menggabungkan berbagai kebudayaan dunia dan selalu uptodate

Konsumen

  1. Segment Pelanggan : youth dan netizen di berbagai negara. Jadi Bloop Endorse ini lebih ditekankan pada sekelompok anak muda yang suka dengan dunia fashion.
  2. Link Distribusi : Event-event besar anak muda di setiap negara, hal-hal menarik dan menjadi trand di kalangan anak muda.Selain itu, Bloop Endorse ini juga berinteraksi dengan konsumen dengan menggunakan sample (foto produkdi jejaring sosial) yang memudahkan calon konsumen untuk mengetahui perkiraan produk yang akan mereka beli dan juga menggunakan social networkyang mempermudah dalam memasarkan produk
  3. Hubungan Konsumen : Member of many restaurant, hotel, gym, bioskop-bioskop, dan berbagai tempat rekreasi yang seru-seru dengan hanya menunjukan baju yang di pakai,

Keuangan

  1. Biaya : Karyawan, maintanence, error of product, operational, distribution channel, marketing, reseach and development.
  2. Pendapatan : Sales of product, partnering with many company
  3. Profit : margin dari pendapatan dan biaya.
Kesimpulan
“Dimana ada kamauan pasti ada jalan”
Jadi, endorse tinggal membuat management yang bagus. Pertama-tama perkuat perencanaan yang matang, dimana sudah dibentuk Visi yang jelas, struktur perusahaan hingga mencapai target marketnyaa, dikota-kota negara tujuan. Dengan rantai nilai, marketing, Reseach and development, distribution channel, product yang di perbagus lagi qualitasnya, dan juga partner2 apa saja yang membantu. Saya yakin bloopendorse akan dapat goes international.

Written by firaldiakbarzulkarnain

May 16, 2011 at 11:08 am

Posted in Uncategorized

Business Model TVStation for kids

leave a comment »

“Simply defined a business model is a statement of how a firm will make money and sustain profit streams over time…”  (Tucker, 2001)

”A business model is a story that explains how an enterprise work”
(Magretta, 1998)

“A definition of a business model
•An architecture for the product, service and information flow, including a description of the various business actors and their roles; and
•A description of the potential benefits for the various actors and;
•A description of the sources of revenues.”
(Timmers, 1998)

“A business model depicts the content, structure, and governance of transactions so as to create value through the exploitation of business opportunities.”
(Amit and Zott, 2001)

Secara sederhana, bisnis model adalah cara suatu perusahaan untuk membuat dan mendapatkan uang yang di dukung oleh beberapa faktor yang harus di pikirkan dengan matang.

Untuk dapat memahami business model lebih jauh lagi, kita mulai dengan mendefinisikan sebuah kerangka dasar model bisnis yang mana kerangka ini dapat diaplikasikan dalam berbagai jenis bisnis yang di adopsi dari wikipedia.

Penjelasan kerangka dasar model bisnis ini, yang terbagi menjadi 4 bagian dan di gambarakan oleh contoh dari sebuah stasiun televisi yang mempunyai konsep untuk pengembangan anak-anak, yaitu:

Infrastruktur

  1. Kemampuan dasar  : Kemampuan dan kompetensi yang diperlukan untuk melaksanakan model bisnis perusahaan yaitu termasuk kunci pekerja(employee), proses, dan teknologi. CONTOH : Pembuatan film yang berkualitas, dubbing film-film kartun anak-anak yang kebanyakan dari jepang, Kantor yang megah represent aset yang tersebar, pekerja yang professional dan berkompeten yang di seleksi secara ketat, teknologi mesin-mesin jerman yang mempunyai kualitas tinggi, Satu-satunya stasiun yang konsern terhadap perkembangan jiwa anak.
  2. Mitra : Aliansi bisnis yang dapat melengkapi kemampuan dasarnya. CONTOH : food & beverages, perusahaan-perusahaan maianan anak, Media partner (majalah anak, koran), Sekolah swasta, Sekolah International, Taman rekreasi.
  3. Proses kunci : Kegiatan kunci yang dapat menawarkan produk atau jasa bisnis tersebut. CONTOH : Konser, Travelling, Outbound, Kids crew, Vacation, dan Competition.

Menawarkan

  1. Proposisi Nilai : Manfaat yang menarik yan konsumen dapatkan dengan membeli produk atau jasa bisnis tersebut. CONTOH : Pendidikan seperti pendidikan disekolah anak (matematika, ipa, B. ind,B. Ing, dan ips), one stop education for kids, entertainment, Psycology growing, dan leadership anak.Konsumen.

Konsumen

  1. Segment Pelanggan : Target konsumen untuk produk atau jasa. CONTOH : Setiap anak yang berusia 3-17 tahun.
  2. Link Distribusi : Cara dengan mana perusahaan memberikan produk dan layanan kepada pelanggan. Hal ini termasuk pemasaran perusahaan dan strategi distribusi, dan mungkin melibatkan rantai perantara, masing-masing produk turun melewati rantai untuk organisasi berikutnya, sebelum akhirnya mencapai konsumen atau pengguna akhir. CONTOH : Televisi, Event organizer, Youtube, Social network, Internet, dan Toys kids.
  3. Hubungan Konsumen : Link perusahaan menetapkan antara dirinya dan segmen pelanggan yang berbeda-beda. CONTOH : Fans, Kids station members, Member of magazine and all Media partner, Member of school.

Keuangan

  1. Biaya : biaya-biaya baik yang berbentuk variabel tetap atau variable bergantung, CONTOH : biaya operational, karyawan, biaya maintananace, biaya short program.
  2. Pendapatan : Cara perusahaan menerima pembayaran dari konsumen. CONTOH : Sponsorship, Advertising, Partnering, Product, dan membership.
  3. Profit : Selisih pendapatan yang melebihi biaya perusahaan

Written by firaldiakbarzulkarnain

May 16, 2011 at 4:52 am

Posted in Uncategorized