firaldiakbarzulkarnain

Just another WordPress.com site

Cara Berfikir Sukses

leave a comment »

Ketika saya berumur 16 tahun yang bertepatan saat itu kelas 2 SMA. Masa transisi yang teramat sulit. Karena masa itu adalah masa dimana saya merasa dalam persimpangan jalan, kebingungan . Mau kemana tujuan yang akan diperjuangkan dalam kehidupan ini. Kemanakah arah masa depan yang ingin diraih. Apa saja bekal yang harus dilengkapi. Bagaimana cara bertahan dalam setiap ujian yang mengusik saat itu. Semua pertanyaan membaur dan menjadikan saya sebagai seorang yang akhirnya selalu berfikir serius.
Saat itu juga kebetulan saya mengalami suatu masa puncak dalam organisasi level SMA.Dimana saya mencalonkan diri sebagai Ketua OSIS. Saya bukanlah orang yang cukup cerdas dalam pelajaran tapi saya coba salami kemampuan lain yang dimiliki oleh diri saya. Saya mulai membaca aa kira kira ha yang dapat membuat saya memiliki makna dalam kehidupan. Disitulah saya tahu mengenai cerita Rasulullah yang ketika beliau diangkat sebagai seorang nabi beliau bahkan tidak bisa membaca dan menulis. Albert Enistein manusia yang diakui kejeniusannya pun bahkan dicap sebagai orang yang bodoh dan tidak bias diharapkan sehingga ia dikeluarkan dari sekolahnya. Leonardo de Vinci orang yang diakui sebagai orang tergenius diantara orang orang genius bahkan tidak pernah menginjakan kakinya disekolah. Begitupun Thomas Alfa Edison dan orang orang hebat lainnya. Mereka adalah orang orang yang tidak suka dikungkung dan terkurung dengan aturan dan nilai nilai yang diciptakan manusia. Mereka adalah para innovator yang mengethaui secara baik kemampuan yang dimiliki oleh mereka. Mereka ini orang yang tidak malu untuk memperlihatkan diri mereka yang sebenarnya.
Dari sanalah saya menarik kesimpulan bahwa untuk menjadi sukses diperlukan sebuah terobosan pemikiran. Perubahan cara berfikir dan perekayasaan hati dan pikiran. Kita sering kali melihat dan berfikir dengan dasar cara berfikir masa. Sehingga terkadang kebenaran yang hakiki dan sesuai hati nurani sering kali kita lewatkan. Inilah hal yang sangat berbahaya dalam cara berfikir.
Akhirnya saya menemukan tiga point yang sangat penting dalam dasar pemikiran kita
1. Memahami, menerima dan menghargai setiap kelebihan dan kekurangan yang terdapat dalam diri kita. Kita harus mau untuk menerima dan bersyukur serta memperkuat potensi potensi yang dimiliki oleh diri kita. Kita telah diciptakan oleh Allah SWT secara sempurna. Sempurna bukanlah ideal. Sempurna adalah lengkap dengan kelebihan dan kekurangannya. Sehingga kita bisa terus memiliki rasa syukur yang akhirnya tidak akan pernah membatasi pemikiran pemikiran kita. Karna kita tahu “Tuhan tidak pernah berjudi seperti melemparkan dadu dalam menciptakan seluruh ciptaannya”(Albert Einstein)
2. Memahami, menerima dan menghargai setiap kelebihan dan kekurang yang terdapat dalam kelurga kita. Kita lahir kedunia ini bukan dengan sendirinya. Ada proses proses yang harus kita lewati baik berasal dari internal maupun eksternal. Dan kita tidak pernah bisa memilih untuk dilahirkan dalam keluraga yang seperti apa. Tuhan tidak pernah salah tempat dalam menitipkan kita pada sebuah keluarga. Bahkan Tuhan sudah merencanakan setiiap tindakan dan kejadian mulai dari yang besar samai dalam hal hal yang paling detail sekalipun. Sehingga tugas kita adalah menjalankan kehidupan dengan penuh hikmat dan rasa syukur dengan berpegangan teguh pada dua hal tadi kita akan menjadi manusia yang kuat yang siap dengan semua tantangan dan ujian dalam kehidupan..
3. Memahami, menerima dan menghargai setiap kelebihan dan kekurang yang terdapat dalam lingkungan pergaulan sekitar kita. Ada faktor faktor eksternal yang akan mempengaruhi kita baik cara kita berfikir dan etika kita dalam pergaulan. Itu adalah lingkungan pertemanan dan pergaulan kita. Dan setiap tantangan serta ujian yang ada dalam lingkungan yang membentuk kita itulah yang akan mempengaruhi kebesaran dan kesuksesan kita.
Jadi berfikir positif, bersyukur dan ikhlas serta jujur pada diri sendiri adalah kunci dalam setiap kesuksesan yang ingin diciptakan oleh semua orang. Dan iniliah cara berfikir besar yang sangat luar biasa yang dimiliki oleh seorang pejuang agent of change dan tidak akan dimiliki oleh pecundang ataupun looser

Advertisements

Written by firaldiakbarzulkarnain

May 16, 2011 at 2:49 pm

Posted in Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: